Langsung ke konten utama

Orang Mengira air dalam kemasan botol itu Sehat, Benarkah ?

Sebuah studi kecil telah menunjukkan bahwa orang-orang cenderung percaya bahwa air dalam kemasan botol lebih sehat daripada air dari keran. Namun demikian, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Public Health, juga menunjukkan bahwa masyarakat tidak yakin apa manfaatnya dan sangat jarang menjadi alasan utama untuk memilih botol.

Lorna Ward memimpin tim peneliti dari Universitas Birmingham yang melakukan wawancara dengan para pengguna di pusat olahraga universitas. Ia berkata: "Sebagian besar peserta percaya bahwa air botol memiliki beberapa manfaat kesehatan, namun mereka belum tentu manfaatnya signifikan atau superior dibandingkan air keran. Kenyamanan dan rasa merupakan faktor yang lebih merpengaruhi partisipan saat memutuskan untuk membeli sebotol air ".

Botol air yang digambarkan sebagai lebih 'murni' dari air keran, dan juga digambarkan sebagai berisi lebih 'mineral'. Salah satu responden menyatakan " Saya tahu air kemasan botol baik, namun saya tidak yakin mengapa baik"

Namun demikian, sebagian besar peserta menyatakan keraguan mengenai manfaat kesehatan yang lebih dibandingkan dengan air keran, percaya bahwa air botol punya manfaat kesehatan, tetapi manfaat ini bisa diabaikan. Yang paling sering dikutip alasan untuk membeli air kemasan botol adalah kenyamanan. Para peneliti menyimpulkan bahwa, "Hasil penelitian menyarankan bahwa konsumsi air dalam botol yang meningkat tidak dapat didorong oleh kepercayaan tentang manfaat kesehatan yang berkaitan dengan air botol".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASI bisa membuat anak tidak mudah menjadi gemuk

Sebuah studi mengemukakan bahwa anak-anak yang diberi ASI akan lebih sedikit mengalami overweight dibandingkan diberikan susu botol. Kebanyakan manfaat tersebut berhubungan dengan lebih sedikit berat yang didapat saat bayi. Para peneliti dari Belanda menemukan bahwa diantara lebih dari 2.300 anak-anak yang diamati sejak lahir sampai umur 7 tahun, mereka yang diberi ASI lebih dari 16 minggu, umumnya mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih rendah pada umur 1 tahun. Anak-anak ini mempunyai rata-rata IMT lebih rendah dan memiliki kecenderungan lebih kecil menjadi overweight pada umur 7 tahun dibandingkan anak-anak yang menyusui dari botol. Namun demikian, bila peneliti mempertimbangkan faktor lain seperti IMT pada umur 1 tahun, hubungan antara menyusui ASI dengan masa anak-anak menjadi hilang. Temuan yang saling bertentangan pada sejumlah studi, untuk menyelidiki apakah menyusui ASI berdampak pada berat masa anak-anak. Laporan terabru menyarankan bahwa menyusui ASI memberikan efek l...

Vaksin Pertusis tidak Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Asma pada Masa Anak-anak

Disamping adanya dokumentasi mengenai keuntungan vaksinasi rutin pada masa anak-anak dalam bidang kesehatan masyarakat, terdapat sebagian kecil populasi yang menderita penyakit yang dapat dicegah oleh pemberian vaksinasi. Ketakutan mengenai keamanan vaksin merupakan alasan yang paling sering dikemukakan oleh para orang tua yang menolak pemberian vaksinasi. Hal penting yang harus diperhatikan terkait dengan kemungkinan hubungan antara vaksinasi rutin dengan risiko asma. Baca selanjutnya...

9 Golongan Berisiko Osteoporosis

Info kesehatan ini diambil dari situs Perhimpunan Dokter Paru Indonesia yang mengambil dari Kompas, 24 Oktober 2008. Mudah-mudahan berguna bagi para pembaca blog Sahabat Sehat . Osteoporosis adalah suatu kondisi berkurangnya massa tulang secara nyata yang berakibat pada rendahnya kepadatan tulang. Osteoporosis merupakan penyakit yang datang diam-diam. Siapa saja yang berisiko berisiko tinggi terhadap osteoporosis? Berikut ini sembilan golongan yang termasuk berisiko tinggi mengalami keropos tulang. 1. Penderita Hiperparatiroid Meskipun rendah persentase kejadiannya, hormon paratiroid yang terletak di leher depan kita berdekatan dengan kelenjar tiroid, dapat mengalami keganasan atau tumor. Pada situasi ini, jumlah hormon yang beredar di dalam tubuh akan meningkat. Padahal, seperti kita ketahui, hormon ini sangat erat hubungannya dengan sel osteoclast dalam tulang. Akibatnya, sel-sel osteoclast akan mengalami peningkatan aktivitas. Akan lebih banyak senyawa kalsium yang diamb...