Langsung ke konten utama

Hepatitis Akibat Virus

Mei 2009 ini merupakan Ulang tahun ke-14 Hepatitis Awareness Month, dan tanggal 19 Mei adalah Hari Hepatitis Dunia. Peringatan tahunan ini meningkatkan kesadaran tentang dampak global hepatitis akibat virus dan pentingnya pencegahan hepatitis yang berhubungan dengan penyakit hati, termasuk kanker hati.

Hepatitis berarti peradangan pada hati dan merujuk pada sekelompok infeksi virus yang mempengaruhi hati. Yang paling umum adalah jenis hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C - ketiganya berbeda, penyakit hati menular yang disebabkan oleh 3 virus yang tidak berkaitan. Hepatitis A biasanya terjadi dalam sebuah "akut" atau bentuk waktu terbatas, sedangkan hepatitis B dan hepatitis C dapat berkembang menjadi seumur hidup, penyakit kronis. Di Amerika Serikat, jutaan orang terinfeksi secara kronis virus hepatitis, banyak dari mereka tidak tahu mereka terinfeksi.

Bagaimana cara Hepatitis menyebar?

Meskipun setiap orang dapat terkena hepatitis A, beberapa orang di risiko yang lebih besar seperti orang-orang yang bepergian ke atau tinggal di negara-negara dimana hepatitis A umum terjadi, ada kontak seksual dengan seseorang yang telah hepatitis A, atau anggota rumah tangga atau perawat orang terinfeksi hepatitis A.

Hepatitis B biasanya menyebar melalui darah, air mani, atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi virus hepatitis B yang memasuki tubuh seseorang yang tidak terinfeksi. Hal ini dapat terjadi melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi atau berbagi jarum, suntikan, atau obat-peralatan injeksi. Hepatitis B juga dapat menular dari ibu yang terinfeksi kepada bayi saat lahir. Hepatitis B tidak menular melalui menyusui, berbagi alat makan, pelukan, ciuman, memegang tangan, batuk, atau bersin.

Hepatitis C biasanya menyebar ketika darah dari orang yang terinfeksi virus hepatitis C memasuki tubuh seseorang yang tidak terinfeksi. Saat ini, kebanyakan orang menjadi terinfeksi dengan virus hepatitis C dengan berbagi jarum atau peralatan lainnya untuk menyuntikkan narkoba. Sebelum adanya penyaringan darah dimulai pada tahun 1992, hepatitis juga umumnya menyebar melalui darah dan transplantasi organ.

Apakah Hepatitis Virus dapat dicegah?

Ya, cara terbaik untuk mencegah hepatitis A dan hepatitis B adalah dengan mendapatkan vaksinasi.
* Semua anak harus divaksinasi hepatitis A dan hepatitis B.
* Banyak orang dewasa beresiko untuk hepatitis A dan / atau hepatitis B dan juga harus divaksinasi
* Tidak ada vaksin untuk mencegah hepatitis C.


Seberapa Seriuskah Hepatitis akibat Virus?

Seiring waktu, sekitar 15% sampai 25% dari penderita infeksi hepatitis kronis berkembang menjadi kondisi serius, termasuk kerusakan hati, sirosis, kegagalan hati, atau kanker hati.

Dengan deteksi dini, banyak orang bisa mendapat pelayanan dan pengobatan yang dapat membatasi perkembangan penyakit, mencegah kematian akibat kanker dan membantu memutuskan lingkaran penyebaran tanpa diketahui kepada orang lain.

Jika Anda berpikir Anda mungkin berisiko terkena virus hepatitis, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan atau klinik/rumah sakit mengenai pengujiannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASI bisa membuat anak tidak mudah menjadi gemuk

Sebuah studi mengemukakan bahwa anak-anak yang diberi ASI akan lebih sedikit mengalami overweight dibandingkan diberikan susu botol. Kebanyakan manfaat tersebut berhubungan dengan lebih sedikit berat yang didapat saat bayi. Para peneliti dari Belanda menemukan bahwa diantara lebih dari 2.300 anak-anak yang diamati sejak lahir sampai umur 7 tahun, mereka yang diberi ASI lebih dari 16 minggu, umumnya mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih rendah pada umur 1 tahun. Anak-anak ini mempunyai rata-rata IMT lebih rendah dan memiliki kecenderungan lebih kecil menjadi overweight pada umur 7 tahun dibandingkan anak-anak yang menyusui dari botol. Namun demikian, bila peneliti mempertimbangkan faktor lain seperti IMT pada umur 1 tahun, hubungan antara menyusui ASI dengan masa anak-anak menjadi hilang. Temuan yang saling bertentangan pada sejumlah studi, untuk menyelidiki apakah menyusui ASI berdampak pada berat masa anak-anak. Laporan terabru menyarankan bahwa menyusui ASI memberikan efek l...

9 Golongan Berisiko Osteoporosis

Info kesehatan ini diambil dari situs Perhimpunan Dokter Paru Indonesia yang mengambil dari Kompas, 24 Oktober 2008. Mudah-mudahan berguna bagi para pembaca blog Sahabat Sehat . Osteoporosis adalah suatu kondisi berkurangnya massa tulang secara nyata yang berakibat pada rendahnya kepadatan tulang. Osteoporosis merupakan penyakit yang datang diam-diam. Siapa saja yang berisiko berisiko tinggi terhadap osteoporosis? Berikut ini sembilan golongan yang termasuk berisiko tinggi mengalami keropos tulang. 1. Penderita Hiperparatiroid Meskipun rendah persentase kejadiannya, hormon paratiroid yang terletak di leher depan kita berdekatan dengan kelenjar tiroid, dapat mengalami keganasan atau tumor. Pada situasi ini, jumlah hormon yang beredar di dalam tubuh akan meningkat. Padahal, seperti kita ketahui, hormon ini sangat erat hubungannya dengan sel osteoclast dalam tulang. Akibatnya, sel-sel osteoclast akan mengalami peningkatan aktivitas. Akan lebih banyak senyawa kalsium yang diamb...

Vaksin Pertusis tidak Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Asma pada Masa Anak-anak

Disamping adanya dokumentasi mengenai keuntungan vaksinasi rutin pada masa anak-anak dalam bidang kesehatan masyarakat, terdapat sebagian kecil populasi yang menderita penyakit yang dapat dicegah oleh pemberian vaksinasi. Ketakutan mengenai keamanan vaksin merupakan alasan yang paling sering dikemukakan oleh para orang tua yang menolak pemberian vaksinasi. Hal penting yang harus diperhatikan terkait dengan kemungkinan hubungan antara vaksinasi rutin dengan risiko asma. Baca selanjutnya...