Langsung ke konten utama

Resolusi Tahun baru mungkin buruk buat kesehatan mental Anda

Sebuah frase populer "tahun baru, Anda pun baru". Tahun 2009 ini, badan amal kesehatan mental terkenal Mind mendorong orang untuk tidak merasa harus membuat resolusi tahun baru karena hal ini mungkin buruk buat kesehatan mental Anda.

Sekitar 7 juta orang di Inggris membuat resolusi tahun baru, kebanyakan dengan fokus negatif yang mengarah orang untuk konsentrasi menerima ketidaksempurnaan seperti kelebihan berat badan. Hal ini membentuk citra diri negatif yang dapat mengarah pada perasaan tidak ada harapan, aktualisasi diri rendah dan depresi ringan.

Bagi yang lain, perasaan gagal dan tidak cukup dapat dipicu oleh ketidakmampuan memenuhi resolusi tahun baru. Penelitian menunjukkan bahwa hanya 1 dari 10 orang yang mempertahankan resolusinya selama setahun penuh. Seringkali orang-orang menyetel diri mereka gagal dengan membuat target tidak relalistik. Mereka mendorong diri sendiri terlalu jauh dan merasa rendah ketika mereka menyerah. Aktualisasi diri membesar, apa yang dimulai dengan resolusi untuk meningkatakan kesehatan berakhir menjadi gangguan kesehatan mental.

Mind percaya bahwa walaupun sudah membuat resolusi tahun baru, ada beberapa tahap yang dapat kita lakukan sepanjang tahun untuk meningkatkan kesehatan mental kia, termasuk :

* Tetap aktif
Olahraga melepaskan endorfin dan terbukti bermanfaat untuk kesehatan mental Anda. Studi yang ditemukan oleh Mind, Anda tidak harus seorang atlet, hanya dengan berlari ringan di jalanan 71% orang mengalami penurunan perasaan depresi.

* Hijau
Ambil manfaat ekoterapi alami yang tersedia di luar rumah. Bukti menunjukkan bahwa berhubungan dengan alam meningkatkan mood Anda dan menghilangkan depresi. Jadi, lakukan pekerjaan kebun atau jalan-jalan.

* Lakukan sesuatu yang baru akan membuat pikiran Anda terstimulasi dan memberikan keyakinan akan kemampuan Anda. Mengapa tidak mempelajari alat musik atau belajar bahasa baru ?

* Lakukan kegiatan bersama komunitas Anda.

* CEO Mind, paul Farmer mengatakan, "resolusi tahun baru kadang-kadang berfokus pada masalah kita atau ketidakamanan seperti kelebihan berat badan, merasa tidak bahagia dalam pekerjaan atau perasaan bersalah akibat tidak cukup waktu denga sahabat dan keluarga sepanjang tahun. Tahun 2009, daripada membuat Resolusi Tahun Baru, pikir secara positif mengenai tahun yang akan datang dan apa yang akan Anda capai."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ASI bisa membuat anak tidak mudah menjadi gemuk

Sebuah studi mengemukakan bahwa anak-anak yang diberi ASI akan lebih sedikit mengalami overweight dibandingkan diberikan susu botol. Kebanyakan manfaat tersebut berhubungan dengan lebih sedikit berat yang didapat saat bayi. Para peneliti dari Belanda menemukan bahwa diantara lebih dari 2.300 anak-anak yang diamati sejak lahir sampai umur 7 tahun, mereka yang diberi ASI lebih dari 16 minggu, umumnya mempunyai Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih rendah pada umur 1 tahun. Anak-anak ini mempunyai rata-rata IMT lebih rendah dan memiliki kecenderungan lebih kecil menjadi overweight pada umur 7 tahun dibandingkan anak-anak yang menyusui dari botol. Namun demikian, bila peneliti mempertimbangkan faktor lain seperti IMT pada umur 1 tahun, hubungan antara menyusui ASI dengan masa anak-anak menjadi hilang. Temuan yang saling bertentangan pada sejumlah studi, untuk menyelidiki apakah menyusui ASI berdampak pada berat masa anak-anak. Laporan terabru menyarankan bahwa menyusui ASI memberikan efek l...

Vaksin Pertusis tidak Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Asma pada Masa Anak-anak

Disamping adanya dokumentasi mengenai keuntungan vaksinasi rutin pada masa anak-anak dalam bidang kesehatan masyarakat, terdapat sebagian kecil populasi yang menderita penyakit yang dapat dicegah oleh pemberian vaksinasi. Ketakutan mengenai keamanan vaksin merupakan alasan yang paling sering dikemukakan oleh para orang tua yang menolak pemberian vaksinasi. Hal penting yang harus diperhatikan terkait dengan kemungkinan hubungan antara vaksinasi rutin dengan risiko asma. Baca selanjutnya...

9 Golongan Berisiko Osteoporosis

Info kesehatan ini diambil dari situs Perhimpunan Dokter Paru Indonesia yang mengambil dari Kompas, 24 Oktober 2008. Mudah-mudahan berguna bagi para pembaca blog Sahabat Sehat . Osteoporosis adalah suatu kondisi berkurangnya massa tulang secara nyata yang berakibat pada rendahnya kepadatan tulang. Osteoporosis merupakan penyakit yang datang diam-diam. Siapa saja yang berisiko berisiko tinggi terhadap osteoporosis? Berikut ini sembilan golongan yang termasuk berisiko tinggi mengalami keropos tulang. 1. Penderita Hiperparatiroid Meskipun rendah persentase kejadiannya, hormon paratiroid yang terletak di leher depan kita berdekatan dengan kelenjar tiroid, dapat mengalami keganasan atau tumor. Pada situasi ini, jumlah hormon yang beredar di dalam tubuh akan meningkat. Padahal, seperti kita ketahui, hormon ini sangat erat hubungannya dengan sel osteoclast dalam tulang. Akibatnya, sel-sel osteoclast akan mengalami peningkatan aktivitas. Akan lebih banyak senyawa kalsium yang diamb...